SATSANGH

 

Dalam bahasa sanskerta, sat berarti kebenaran dan sangh berarti bersama-sama dengan. Jadi satsangh berarti berhubungan dengan kebenaran (Dia adalah kebenaran, Tuhan adalah kebenaran). Jadi kapanpun kita meditasi, bahkan sendiri, itu adalah satsangh. Dan ketika lima ratus orang atau 10 ribu orang duduk, ini dapat merupakan satsangh hanya jika setiap orang dari kita berhubungan dengan kebenaran, kesadaran akan yang termegah.

 

Jadi dalam sebuah satsangh hubungan dengan yang termegah harus dipelihara jika ini akan dijadikan sebagai satsangh, dan jika kamu ingin mendapat manfaat dari satsangh tersebut. Karena setiap saat kita duduk dalam satsangh dan mengadakan  hubungan, berkat kecintaan dan kebaikan Nya, kita mencapai beberapa kemampuan dan kecakapan. Kita mampu untuk mengadakan hubungan lebih cepat dan lebih cepat, dan hubungan tersebut juga menjadi lebih kuat dan lebih kuat, sampai suatu hari menjadi sebuah hubungan yang tetap dari tipe yang terkuat.

 

Inilah mengapa kita harus meditasi setiap hari, sampai tindakan meditasi itu menjadi demikian sempurna, seperti Master pernah berkata kepada saya, “Jika seseorang duduk dan mampu untuk menerjunkan diri kedalam meditasi yang sempurna, dia tidak dapat keluar lagi dari keadaan tersebut”. Jadi itulah meditasi, meditasi yang sebenarnya. Karena ini seperti, kamu berjalan melalui sebuah pintu dan kamu berada di dalam rumah tersebut.

 

Alasan-alasan untuk satsangh :

 

1.      Untuk mengembangkan persaudaraan; saat kita datang bersama-sama, saat kita sering bertemu, rasa saling menghormati satu sama lain tumbuh. Ini harus terjadi ! Ketika kita bertemu seseorang lagi dan lagi, rasa persahabatan berkembang. Disini, kita bukan hanya teman-teman, kita seharusnya menjadi saudara. Mengapa ? Karena kita mengenal satu orang. Kita menuju kepada satu tujuan. Kita mengikuti jalan (Marg) yang sama, dan kita semua menuju apa yang kita pikir sebagai satu takdir bagi kita. Jadi inilah kepentingan pertama yaitu untuk meningkatkan persaudaraan.

2.      Saat kita duduk dan meditasi, seratus atau dua ratus orang,  ini akan mempunyai kemampuan yang jauh lebih besar untuk menarik Tuhan kepada kita, atau cinta dan kebaikan Tuhan menuju kita, dari pada jika satu orang meditasi. Usaha yang digabungkan  akan lebih besar daripada perkalian usaha masing-masing individu.

3.      Babuji sering tersenyum dan berkata, “Karena saya mengatakan demikian!” - Kepatuhan kepada Master. Sekarang, saya menganggap ini adalah sesuatu yang jauh lebih penting. Jika seseorang patuh, maka tujuannya sudah kelihatan.

4.      Kesempatan untuk bersama tidak harus disalah gunakan. Karena kadang-kadang kelihatannya bagi saya bahwa jika kita sendiri, kita mempunyai kesempatan yang lebih kecil untuk keliru, tersesat. Jadi, berkumpul bersama berarti juga sebuah kesempatan dan sebuah ujian. Kita harus bangkit dari hal yang demikian juga, dan ketika bersama, menjaga keutuhan atas kebebasan kita.

 

Ini adalah satu aspek yang besar dari prakteknya, kamu tahu, bahwa dia dapat membawa orang-orang bersama dibawah satu atap, melupakan semua perbedaan-perbedaan kita tentang ras, bahasa, pikiran tentang kebangsaan, membuktikan apa yang selalu dia pelihara, dimana agama-agama memisahkan manusia, spiritualiti menyatukannya. Itu adalah kebenarannya yang tertinggi, dan lagi-lagi membuktikan ucapan pertamanya, paham dari Sahaj Marg, bahwa dimana agama berakhir, spiritualiti dimulai.

 

Saat kita mempunyai satu kelompok, perubahan menjadi mudah, karena sekarang kita mempunyai masyarakat kecil dan semua melakukan hal yang sama, berpikiran sama, sehingga ketergantungan mereka pada masyarakat lainnya berkurang. Hal mana jika kamu seorang abhyasi dalam sebuah tempat, keadaannya sangat sulit. Jadi inilah nilai dari satsangh. Satsangh berarti, orang-orang yang serupa datang bersama.

 

 

Beberapa hal penting mengenai satsangh :

 

Meditasi kelompok harus diadakan, kebutuhan yang paling sedikit adalah satu kali seminggu. Jika kamu dapat melakukannya dua kali seminggu, lebih baik. Biasanya kita mengikuti pola mengadakan satu kali satsangh pada hari Rabu malam dan satsangh utama pada hari Minggu pagi.

 

Adalah kewajiban kita untuk hadir satsangh mingguan. Ini harus dibuat sebagai kebiasaan rutin dimana jika kita tidak hadir, kita tidak dapat tidur, kita tidak dapat makan dan kita tidak dapat mencerna makanan.

 

Saya ingin katakan bahwa mereka yang tidak hadir pada satsangh mingguan, tidak ada di dalam pandangan  Master, tetapi keluar dari pandangan tersebut. Oleh karena itu siapapun yang ingin hadir dalam pandangan Master harus perlu menghadiri satsangh mingguan.

 

1.      Pendatang baru harus diijinkan duduk dalam kelompok satsangh hanya jika sudah mendapat tiga kali sitting awal.

2.      Abhyasi harus datang  satsangh untuk perkembangan spiritualnya masing-masing dan bukan untuk bertemu teman-temannya, kliennya dan sebagainya.

3.      Abhyasi tidak boleh membuat keributan, tidak boleh mengadakan diskusi politik, atau gosip lainnya saat mereka datang untuk satsangh.

4.      Abhyasi harus memelihara kedisiplinan saat mereka datang untuk satsangh. Ada laki-laki, wanita, kamu harus duduk satu baris satu baris. Kamu tidak dapat mencari tiang atau kamu tidak dapat duduk dibawah kipas angin. Kamu duduk dimana ada tempat kosong saat kamu datang. Jika kamu mempunyai persoalan kesehatan, datang dan duduk pertama, jika tidak kamu harus duduk baris perbaris. Jangan menunggu sampai tenaga sukarela untuk mengatakan kepadamu bagaimana untuk duduk dalam suatu satsangh.

5.      Abhyasi harus datang untuk satsangh paling sedikit 10 menit sebelum satsangh dimulai. Mereka harus duduk dalam perasaan meditasi dan menyiapkan dirinya sendiri untuk menerima apa yang Master berikan.

6.      Setelah satsangh selesai, abhyasi harus merenungkan sekitar 5 menit atas kondisi mereka dan apa yang mereka alami selama meditasi. Mereka harus mencatatnya dalam buku hariannya segera.

7.      Membaca buku setelah grup meditasi adalah bagian dari satsangh. Oleh karena itu abhyasi harus terus duduk dalam tempat meditasi dan mendengarkan dengan seksama apapun yang dibacakan.

8.      Abhyasi harus mengembangkan cinta kasih dengan saudara sesema abhyasi, dan bersikap manis dan elok dalam bicara dan tingkah laku sehari-hari.

9.      Tingkah laku terhadap saudara dalam satsangh harus menggembirakan dan menghasilkan kemajuan  bagi mereka. Perlawanan secara langsung adalah sangat buruk.  

 

Sittings pribadi :

 

Abhyasi harus menerima paling sedikit dua kali sittings pribadi perbulan berhadapan muka secara langsung dengan Preceptor untuk melakukan cleaning secara seksama.

Dimana tidak ada preceptor di tempat tersebut, dan jika mereka tidak dapat pergi kepada preceptor untuk sittings pribadi, maka mereka dianjurkan untuk meditasi pada hari Jumat jam 9.00 malam.